Kegiatan bermajlis bersama Syaikh Prof. Dr. Hisyam Kamil Hamid Musa Al Azhari (Masyayikh Universitas Al-Azhar Cairo Mesir) dilaksanakan untuk kedua kalinya di Pondok Pesantren Al-Fattah Buduran Sidoarjo. Disambut seluruh santri baik santriwan maupun santriwati Al Fattah dari tingkat Wustha maupun Ula, kolaborasi antara jama’ah dan warga yang sinergi terbentuk dalam kegotongroyongan dan kebersamaan dalam memberikan pelayanan dan penghargaan terbaik. Kegiatan majlis ini dihadiri oleh ratusan orang, baik dari kalangan asatid, warga, jama’ah, wali santri maupun mahasiswa alumni Al Azhar University Cairo Mesir serta para undangan.

Dalam kesempatan kali ini, Ahad 03 September 2023 ust. H.M. Fauzan, Lc., M.Pd. selaku anggota dewan pengasuh menyampaikan bahwa ada 3 tujuan diadakannya Muhadharah dan Ijazah Ammah, yang pertama ada metode memahami Al Qur’an dan Hadits dengan mengkaji kitab-kitab Turast seperti kitab Minhajul Arifin karya Imam Al Ghazali. Kedua, mensosialisasikan manhaj, bahwa kita ummat Islam berada di tengah-tengah (Al Washatiyyah) serta yang ketiga bisa dan membiasakan berbahasa Arab dalam keseharian agar tidak salah dalam memahami Al Qu’an maupun Hadits karena keduanya dilafadzkan dalam bahasa Arab.
Sebagai kegiatan kedua setelah yang pertama pada Selasa 28 Februari 2023 diharapkan kegiatan ini membawa manfaat dan berkah di dunia akhirat. Pembacaan kitab Minhajul Arifin karya Imam Al Ghazali berserta syarahnya dimulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB dan diakhiri dengan pemberian sanad di akhir sesi. Kegiatan ini berakhir lebih cepat karena rundown acara untuk penandatanganan dan pemberian sanad selesai sebelum pukul. 19.00-20.00 WIB.

Diawali dengan kedatangan Syekh pada pukul delapan lebih sepuluh menit, disambut oleh tim Banjari dengan tabuhan rebana sebagai lagu pengiring dari seluruh santri yang berbaris, Syekh memberikan balasan dengan senyum. Setelah istirahat sebentar di kantor Yayasan, beliau kemudian menuju masjid didampingi ust. H.M. Fauzan, Lc., M.Pd.
Kegiatan Muhadharah dan pemberian ijazah Ammah yang dilaksanakan di Pondok Pesantren ini diharapkan selaras dengan harapan para wali santri dan lembaga untuk mampu menumbuhkan dan mewadahi keinginan para santri agar dapat melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi Al Azhar Cairo Mesir sehingga tercipta generasi penerus Al Fattah dan penerus sanad untuk masa yang akan datang. Dinyatakan dalam potret literatur Islam tentang pentingnya sanad (mata rantai keilmuan/sampai kepada Rasulullah) yang pernah disampaikan oleh Ibnu Mubarak (W. 797 M):
قال عبدالله بن المبارك :” الإِسْنَادُ مِنَ الدِّيْنِ وَلَوْلاَ اْلإِسْنَادُ لَقَالَ مَنْ شَاءَ مَا شَاءَ
Abdullah Ibnu Mubarak berkata : “Sanad keilmuan bagian dari agama. Kalaulah tidak ada sanad, pasti siapapun bisa berkata apa yang ia kehendaki”.
Kontributor : Nur Djamilah, Editor :