Menarik! East Java Heritage Expo 2023 bertajuk “Endracapa Pusaka Citraloka” atau Warna-Warni Pusaka Peninggalan Sejarah yang berlangsung Senin (23/10) sampai sampai 25 Oktober 2023 berlangsung meriah.
Pameran di Museum Negeri Mpu Tantular, Sidoarjo, Jawa Timur itu, juga digelar Peragaan “Sholawat Badar” sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Jatim, Dr Hudiyono, MSi.
Selain Museum Nahdlatul Ulama (NU), tampil juga Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari (MINHA), Jombang. Ia bersama 21 Museum di Jawa Timur membeber warisan budaya dan perjuangan para pejuang.
Kepala Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Wicaksono Dwi Nugroho, SS MHum berharap adanya sinergitas demi menjaga dan mengamankan misi besar para pendahulu kita, terutama dalam membingkai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
“Alangkah indahnya kalau kita bisa membuat sinergitas antarpengelola Museum di Indonesia,” tegasnya kepada duta.co.
Seperti kita tahu, koleksi Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari (Minha) di Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, sangat penting untuk dipahami bagi generasi muda Islam, khususnya. Museum di lingkungan Pesantren Tebuireng itu menyajikan berbagai informasi dan koleksi yang menggambarkan perjalanan dan perkembangan Islam di seluruh wilayah nusantara.
MINHA berada di kompleks pondok pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Nama museum ini sendiri diambil dari tokoh Islam di Indonesia sekaligus pendiri organisasi Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari. Atas jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 17 November 1964 melalui Keppres Nomor 294 Tahun 1964.
Perjalanan panjang sang ulama semasa hidup dilalui dengan berliku. Tekadnya yang kuat dalam mendirikan Ponpes Tebuireng di tahun 1899, tidak hanya sebagai sarana memperkuat ilmu agama tapi juga wadah pergerakan nasional. Bahkan, Fatwa Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 (yang kemudian diperingati sebagai Hari Santri Nasional) menyatakan dengan tegas bahwa membela Tanah Air merupakan kewajiban kaum beragama.
Karena itu, guna memperingati sekaligus mengenang jasanya dalam kemerdekaan Indonesia sekaligus syiar Islam di Tanah Air, pada 19 Desember 2018 lalu Presiden Joko Widodo meresmikan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari di Jombang, Jawa Timur. (mky)