Tim Kontra Radikal Divisi Humas Polri melanjutkan silaturahmi kamtibmas di Lombok Barat (Lobar).
Kamis (29/8), giliran Pondok Pesantren Nurul Hikmah di Desa Langko, Kecamatan Lingsar, yang dikunjungi.
Pada hari kedua ini, fokus utamanya terkait pentingnya kewaspadaan terhadap radikalisme, khususnya di era digital yang semakin kompleks.
“Sekarang, hampir setengah dari waktu kita dihabiskan di dunia digital. Oleh karena itu, kita harus bijak dalam menggunakan teknologi, terutama dalam menyaring informasi yang beredar,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Penum) Divisi Humas Polri Kombespol Erdi Adrimurlan Chaniago dalam kegiatan tersebut.
Dia mencontohkan bagaimana UMKM, seperti penjual pisang goreng dan martabak di sekitar ponpes, dapat memanfaatkan aplikasi digital untuk memperluas pasar mereka.
“Dengan aplikasi, kita bisa menjual produk tanpa batasan wilayah. Ini adalah salah satu cara bagaimana teknologi bisa membantu kita berkembang,” katanya.
Namun, dia juga mengingatkan jika teknologi tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga tantangan.
“Anak-anak kita sekarang tidak hanya terpengaruh oleh lingkungan fisik, tetapi juga oleh informasi yang mereka akses melalui gadget. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bijak dalam menggunakan handphone dan selalu menyaring informasi sebelum mempercayainya,” jelasnya.
“Saring sebelum sharing,” imbuh perwira menengah Polri tiga melati itu.
Ikut serta dalam kegiatan itu Ustad Nasir Abbas, mantan narapidana teroris, yang membagi pengalamannya bagaimana radikalisme dapat mengubah kehidupan seseorang.
“Pengalaman Ustad Nasir sangat berharga bagi kita semua. Kita bisa belajar dari beliau tentang bahaya radikalisme, dan bagaimana kita bisa mencegahnya menyebar di lingkungan kita,” kata Erdi.
Kegiatan itu diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada para santri dan masyarakat, tentang pentingnya menjaga diri dari pengaruh radikalisme, terutama di era digital ini.
“Dengan sinergi antara pesantren, masyarakat dan aparat keamanan, kita bisa bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan kita,” tandasnya.
Sementara Pimpinan Ponpes Nurul Hikmah TGH Azhar Rosyidi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim silaturahmi kamtibmas tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan Tim Divisi Humas Mabes Polri, yang memberikan pencerahan kepada santri dan masyarakat. Ini sangat bermanfaat, terutama dalam memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme dan terorisme,” ujarnya.
Silaturahmi kamtibmas merupakan bagian dari program rutin tahunan yang dilaksanakan Divisi Humas Polri di berbagai provinsi se-Indonesia.
Tujuan utamanya memperkuat kesadaran masyarakat tentang bahaya radikalisme dan pentingnya kerja sama dalam memerangi terorisme. (*)
SUMBER
https://lombokpost.jawapos.com/ntb/1505033446/sambangi-ponpes-nurul-hikmah-lingsar-tim-kontra-radikal-humas-polri-ingatkan-bahaya-terorisme